Google Bertransformasi Menjadi Alphabet
Di bawah pimpinan Larry Page dan Sergey Brin, Google berubah menjadi Alphabet.
Sedangkan Google Ventures, salah satu anak perusahaan Google yang memfokuskan diri pada pendanaan juga akan berada di bawah naungan Alphabet.
Proyek masa depan Google yaitu proyek pendaratan di bulan, drone dan Google Glass juga akan diambil alih oleh Alphabet.
Selain mengambil alih beberapa anak perusahaan yang dahulu ada di bawah wewenang Google, Alphabet juga akan membuat anak perusahaan baru yang bergerak di bidang penyediaan produk smart home. Anak perusahaan itu diberi nama Nest.
Jadi dengan demikian perusahaan baru yang diberi nama Alphabet tersebut akan menjadi perusahaan induk bagi Google.
Transformasi Google ke Alphabet disebabkan fakta bahwa Page dan Brin selaku founder ingin agar perusahaan yang dipimpinnya menjadi perusahaan yang bersih dan akuntabel.
"Perusahaan kami beroperasi dengan baik hari ini, tapi kami pikir kami bisa membuatnya lebih bersih dan lebih akuntabel. Jadi kami menciptakan sebuah perusahaan baru, yang disebut Alphabet," tulis Page di laman blog resmi perusahaantersebut.
Situs Alphabet pun telah resmi dirilis dengan desain minimalis yang memunculkan huruf G dengan font legendaris Google sebagai bukti bahwa perusahaan ini masih memiliki misi yang sama.
Tak hanya desain website, desain logo Alphabet pun dirancang secara sederhana supaya lebih mudah diingat.
Larry Page selaku founder Google memegang jabatan sebagai CEO Alphabet dan Sergey Brin menjadi President.
Sundar Pichai, CEO Google yang baru ditunjuk oleh petinggi raksasa Mount View tersebut karena dedikasinya bekerja pada perusahaan tersebut sejak awal perusahaan mulai dirintis tahun 2004.
Di bawah kepemimpinan Sundar Pichai, Google akan memfokuskan bisnisnya pada layanan pencarian, iklan, navigasi, aplikasi, YouTube, dan Android.
Alphabet akan menempati markas besar Google, Googleplex.
No comments:
Post a Comment